Banjir Sukabumi, PMI Evakuasi 3 Anak yang Terjebak

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi, Jawa Barat, kembali menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Kabar baiknya, tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi tiga orang anak yang sempat terjebak banjir di Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Aksi sigap PMI ini patut diapresiasi dalam upaya penyelamatan warga yang terdampak bencana alam.

Berdasarkan informasi dari PMI Kota Sukabumi, banjir terjadi akibat luapan sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah hulu. Tiga anak tersebut dilaporkan terjebak di rumah mereka yang terendam banjir bersama ibu mereka selama kurang lebih tiga jam. Menerima laporan darurat sekitar pukul 18.00 WIB, tim PMI segera menuju lokasi kejadian dengan peralatan evakuasi seperti perahu karet dan kendaraan taktis.

“Kami mendapatkan laporan ada tiga balita warga Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, yang terkepung banjir bersama ibunya di dalam rumahnya selama kurang lebih sekitar tiga jam. Tidak menunggu lama, kami langsung menurunkan sejumlah personel untuk menyelamatkan dan mengevakuasi korban,” kata Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi, Dinar Muhamad.  

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati. Tim PMI yang berjumlah 10 personel berhasil membawa ketiga anak tersebut ke tempat yang lebih aman dan kering. Setelah dipastikan dalam kondisi baik, mereka juga diperiksa kesehatannya.

Banjir di Sukabumi ini menjadi pengingat akan kerentanan wilayah tersebut terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan. Selain upaya evakuasi, PMI juga turut memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak banjir lainnya.

Keberhasilan PMI dalam mengevakuasi anak-anak yang terjebak banjir ini menunjukkan kesiapan dan respons cepat organisasi kemanusiaan dalam menghadapi bencana. Sinergi antara PMI, BPBD, aparat pemerintah daerah, dan relawan lainnya sangat penting dalam penanganan bencana secara efektif.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama saat hujan deras. Segera mencari tempat yang lebih tinggi jika air mulai naik dan mengikuti arahan dari petugas berwenang. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam situasi bencana.

×